Rashdul Kiblat Global (Qibla Day)

Mungkin bagi sebagian orang, menentukan arah kiblat suatu tempat itu sulit bin ribet bin njlimet ..hehe.
Alasan itu ya ada benernya juga sih apa lagi buat yang tidak paham ilmu falak sama sekali. Sebelum menentukan arah kiblat kita harus menghitung dulu dengan rumus rumus trigonometri, sehingga kita tau berapa besaran arah kiblat tempat itu. Tidak cukup, walaupun kita sudah tahu besaran angka kiblat, langkah selanjutnya kita juga harus mengukurnya, butuh busur, kompas, atau bahkan Theodolit dan bla..bla..bla... #ribet deh...he

Namun ada hari dimana pada hari itu kita bisa mengetahui dan menentukan arah kiblat dengan mudah, kalau yang tadi itu butuh orang yang ahli dalam bidang Ilmu Falak, namun yang satu ini orang awam pun di jamin pasti bisa menerapkanya. Penasaran? lanjutin bacanya ... J

Akibat sumbu bumi miring 66,5˚ terhadap bidang orbitnya menyebabkan selama setahun pergerakan matahari -jika ditinjau dari pengamat di bumi- akan terlihat bergeser-geser posisinya. Pergeseran ini terjadi antara 23,5˚ LU pada 22 Juni sampai 23,5˚ LS pada 22 Desember. Pergerakan ini pula yang nantinya menyebabkan jarak matahari dari ekuator (deklinasi) akan berubah-rubah.

Nah tiap tahunya, ada waktu-waktu dimana posisi matahari berada tepat di atas kakbah, sehingga pada saat itu di separuh belahan bumi -yang dapat melihat matahari pada waktu itu- seluruh bayangan benda yang tegak lurus di permukaan bumi akan menghadap ke arah kiblat (arah yang menuju matahari).

Kapan terjadi Rashdul Kiblat?
Sebenarnya rashdul kiblat dapat kita bagi menjadi dua: 1. Rashdul kiblat harian, 2. Rashdul kiblat tahunan.
Rashdul kiblat harian adalah memperkirakan ketika posisi matahari berada di jalur yang menghubungkan antara tempat tersebut dengan ka'bah sehingga waktu rashdul kiblat ini berubah setiap harinya. Sedangkan yang menjadi pembahasan pada kesempatan kali ini adalah rashdul kiblat tahunan / rashdul kiblat global / Istiwa' a'dhom. Rashdul kiblat tahunan  ini terjadi ketika zawal – saat kulminasi atas- nilai deklinasi matahari sama dengan lintang kakbah atau setidaknya ketika nilai deklinasi matahari berada pada angka terdekat dengan nilai lintang kakbah. Sehingga pada saat itu kedudukan matahari tepat berada di atas kakbah

Fenomena ini terjadi dua kali dalam satu tahun, yakni antara tanggal 27-28 Mei pukul: 16.18 WIB (12.18 Waktu Mekkah) dan 15-16 Juli pukul: 16.27 Wib (12.27 Waktu Mekkah). Saat itulah matahari yang kita lihat adalah arah kiblat yang tepat.
Menentukan arah kibklat menggunakan rashdul kiblat global ini terbilang amat mudah dan pastinya murah. Dan perlu diketahui pula bahwasanya hasilnya pun juga akurat, bahkan lebih akurat dibanding jika kita memakai alat bantu seperti halnya kompas. 
Berikut ini adalah langkah-langkah mudahnya untuk menentukan arah kiblat menggunakan rashdul kiblat global:
  1.  Tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblatnya, cari lokasi yang datar dan tentunya harus mendapatkan cahaya matahari.
  2. Sediakan tongkat lurus atau jikalau tidak sediakan aja benang berbandul serta jam yang sudah dikalibrasikan.
  3. Tancapkan tongkat, keadaan tongkat harus benar-benar lurus (90 dari permukaan tanah), atau gantungkan benang berbandul tadi.
  4. -Sambil ngecek jam- Tunggu sampai waktu Rashdul kiblat tiba, setelah tiba pada jam saat rashdul kiblat kemudian amati bayangan yang ditimbulkan oleh tongkat atau benang tadi. Ujung bayangan diberi tanda, setelah diberi tanda hubungkan dengan pusat bayangan (Tongkat), sehingga akan diperoleh sebuah garis lurus. Maka garis lurus itulah arah kiblat yang benar.
Arah kiblat serta rashdul kiblat Kota Kendal

Fenomena rashdul kiblat ini memang hanya berlaku untuk daerah-daerah yang pada saat peristiwa Istiwa Utama masih dapat melihat Matahari. Sementara untuk wilayah Indonesia bagian Timur contohnya di daerah Papua tidak dapat melihat karena Matahari sudah terbenam. Untuk itu ada teknik lain yang dapat dilakukan yaitu ketika posisi Matahari berada di titik Nadir (tepat di bawah) Ka’bah yang disebut sebagai Titik Antipode. Peristiwa ini terjadi pada setiap tanggal 3 Januari pukul 00.30 Waktu Mekah (06.30 WIT) dan 28 November pukul 00.08 Waktu Mekah (06.08 WIT).


*Gambar diambil dari papaer LAPAN yang berjudul Matahari_di_Arah_Kiblat
*Gambar diambil dari modul arah kiblat, Mutoha Arkanuddin
Langkah-langkahnya juga sama dengan yang di atas tadi. Sebagaiman yang uda di jelaskan di awal, waktu yang digunakan untuk menentukan kapan terjadinya rashdul kiblat adalah waktu yang benar-benar tepat. Soalnya jika kita hanya memakai acuan jam tangan biasa, atau jam-jam perumahan itu belum tentu tepat, bisa saja lebih cepat bisa juga lebih lambat. Nah bagaimana untuk mendapatkan atau untuk mengetahui waktu yang tepat??? Ada beberapa cara, diantaranya: menggunakan global positioning system (GPS), dapat pula menggunakan waktu radio RRI, yaitu ketika menjelang berita diselingi musik khusus, kemudian diakhiri dengan suara tit tit tit, suara terakhir tit adalah tepat waktu awal berita (pk. 06 umpamanya). Menggunakan telephon rumah, telphon ke nomor 103, nanti akan ada suara orang yang memberitahukan pukul berapa saat itu (biasanya suara cewek). Bisa juga lewat situs www.greenwichmeantime.com.

And the last .....
"Selamat mencobanya...!!! Good Luck J

DAFTAR PUSTAKA:
Hambali, Slamet, Ilmu Falak Arah Kiblat Setiap Saat, Semarang: El Wafa.
Arkanuddin, Mutoha, Tehnik Penentuan Arah Kiblat, RHI, Modul
Lapan, Matahari di Arah Kiblat, Papper.. 

Post a Comment for "Rashdul Kiblat Global (Qibla Day)"